Merangin — Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Merangin
bersama personel Brimob Polda Jambi menggelar aksi bakti sosial dan kerja bakti
bagi warga terdampak banjir di Desa Pulau Bayur, Kecamatan Pamenang Selatan,
Kabupaten Merangin, Senin (27/4/2026) siang.
Kegiatan yang dipimpin langsung Kapolres Merangin, AKBP
Kiki Firmasyah Effendi, S.I.K.,M.H ini merupakan bagian dari upaya mitigasi
pascabencana sekaligus bentuk kepedulian aparat terhadap masyarakat yang
terdampak banjir.
Setibanya di kantor desa, rombongan menyerahkan bantuan
logistik kepada pemerintah setempat yang diwakili Camat Pamenang Selatan
Kusranto dan Kepala Desa Pulau Bayur Sabar Mulyo. Bantuan yang disalurkan
berupa 30 dus mi instan, 25 dus air mineral ukuran besar, serta paket makanan
anak sebanyak empat dus.
Dalam keterangannya, AKBP Kiki Firmasyah Efendi
menyampaikan rasa prihatin atas musibah banjir yang menimpa warga. Ia
menegaskan bahwa kehadiran Polres Merangin bersama Brimob tidak hanya untuk
menyalurkan bantuan, tetapi juga memberikan dukungan tenaga.
“Kami hadir untuk membantu masyarakat, baik melalui
bantuan logistik maupun tenaga personel. Semoga ini dapat meringankan beban
warga yang terdampak,” ujarnya.
Ia juga memastikan kesiapan pihak kepolisian dalam
mendukung pemulihan pascabencana di wilayah tersebut.
Sementara itu, Kepala Desa Pulau Bayur Sabar Mulyo
mengungkapkan apresiasi atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, banjir yang
terjadi berdampak pada 82 kepala keluarga, dengan dua unit rumah mengalami
kerusakan berat.
“Warga yang rumahnya rusak saat ini mengungsi ke rumah
keluarga. Posko bencana masih berada di kantor desa, dan setiap hari dapur umum
menyiapkan sekitar 600 bungkus makanan,” jelasnya.
Usai penyerahan bantuan, kegiatan dilanjutkan dengan
kerja bakti membersihkan mushola serta rumah-rumah warga yang terdampak banjir.
Aksi gotong royong ini melibatkan personel Polres Merangin, Brimob, serta
masyarakat setempat.
Hingga sore hari, debit air dilaporkan telah surut dan
kembali normal, sementara warga kini fokus melakukan pembersihan sisa material
banjir, terutama di kawasan permukiman yang berada di bantaran Sungai Batang
Tembesi.
Upaya kolaboratif antara aparat dan masyarakat ini
diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan dan mengembalikan aktivitas warga
ke kondisi semula.

Komentar
Posting Komentar