Operasi Ketupat Siginjai 2026 Dimulai, Polres Merangin Siagakan 152 Personel, 1 Pos Pelayanan dan 3 Pos Pengamanan Lebaran


Merangin  - Jambi. Memasuki hari pertama pelaksanaan Operasi Ketupat Siginjai 2026, Kepolisian Resor (Polres) Merangin bersama instansi terkait mulai menempati Pos Pelayanan dan Pos Pengamanan yang tersebar dibeberapa titik strategis di Kabupaten Merangin, pada Jum’at (13/03/2026). Langkah ini dilakukan guna memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama perayaan hari raya Idul Fitri 1447 H. 

Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah Efendi,S.I.K.,M.H,  menyampaikan bahwa dalam Operasi Ketupat Siginjai 2026 kali ini, Polres Merangin menerjunkan 152 personilnya, yang nantinya juga akan di back up oleh personil gabungan yang terdiri dari rekan-rekan TNI, Pol PP, Dishub, BPBD, Dinkes, Senkom dan Dinas Instansi guna menyukseskan pengamanan Hari Raya Idul Fitri.

“Benar, Ops Ketupat Siginjai nantinya akan berlangsung selama 13 hari terhitung mulai tanggal 13/03/2026 s/d 25/03/2026, dan dalam operasi ketupat kali ini Polres Merangin telah mendirikan 1 Pos Pelayanan yang terletak di ujung jalur 3 Sungai Ulak dan 3 Pos Pengamanan, masing-masing Pos Pam 1 terletak di Pasar Bawah Bangko, Pos Pam 2 di depan SPBU Pamenang dan Pos Pam 3 berada di Tabir,” ujar Kapolres.

Kapolres juga mengatakan, bahwa personil yang dilibatkan selain melakukan patroli juga akan melakukan pelayanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik serta melakukan pengamanan pada sejumlah objek vital seperti masjid, lokasi pelaksanaan Sholat Idul Fitri, pusat perbelanjaan, objek wisata, terminal, serta fasilitas publik lainnya yang diperkirakan mengalami peningkatan aktivitas masyarakat selama masa libur lebaran.

”Disetiap Pos Pelayanan maupun Pos Pengamanan, selain personil gabungan juga sudah kita stand by kan mobil ambulance dan tenaga kesehatan, yang akan selalu siap untuk kondisi darurat serta guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, seperti kejahatan konvensional, aksi premanisme, balap liar yang berpotensi menggangu arus lalu lintas, hingga potensi konflik antar kelompok masyarakat maupun bencana alam”. Sebut Kapolres.

Kapolres juga menghimbau bagi seluruh masyarakat yang akan mudik untuk memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan. Ia meminta masyarakat untuk memeriksa kembali pintu dan jendela rumah agar benar-benar terkunci serta menitipkan kepada tetangga sekitar.

“Kami mengimbau kepada masyarakat yang akan mudik agar memastikan rumah sudah terkunci dengan baik. Apabila ingin meninggalkan kendaraan, bisa dititipkan di Polsek terdekat, saya juga mengimbau kepada para pemudik, jika merasa lelah atau mengantuk saat berkendara, silakan beristirahat di pos-pos yang telah disiapkan oleh jajaran kepolisian,” katanya.


Komentar