Merangin - Jambi. Warga Desa Aur Berduri Kecamatan Nalo Tantan digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki, di ruas jalan PT Sesra Lama Rt 11 Desa Aur Berduri Kec. Nalo Tantan Kab. Merangin, pada Kamis (16/04/2026) sekira pukul 12.10 Wib, oleh warga yang sedang panen sawit disekitar lokasi penemuan.
Penemuan mayat tersebut pertama kali dilaporkan oleh Sariman (45), dirinya dihampiri oleh warga yang melintas dan menginformasikan adanya pengendara sepeda motor yang terjatuh terhimpit motor. Selanjutnya saksi bersama rekannya Sunarto (48), bergegas menuju lokasi dan menemukan korban sudah dalam posisi terhimpit sepeda motor Honda Revo dengan nomor polisi BH 5956 Y, dan saat diperiksa korban sudah tidak bernafas.
Melihat kondisi tersebut, saksi sempat mengevakuasi korban dengan cara mengangkat sepeda motor yang menghimpit tubuh korban, selanjutnya saksi Sunarto melaporkan peristiwa tersebut kepada Kepala Desa Aur Berduri, Bapak Yamar yang kemudian Kepala Desa menghubungi Bhabinkamtibmas wilayah Desa Aur Berduri yakni AIPDA ZUHRI.
Mendapatkan informasi tersebut, selanjutnya AIPDA Zuhri menghubungi Kapolsek Bangko IPTU Adri Sukam yang kemudian bersama-sama dengan piket Pamapta dan Piket Sat Reskrim Polres Merangin mendatangu TKP guna melakukan oleh Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Dari hasil olah TKP, diketahui korban bernama Pardi (56), seorang buruh tani yang berdomisili di Desa Batang Kibul, RT 05 Kecamatan Tabir Barat, Kabupaten Merangin dan dari olah TKP tersebut ditemukan barang-barang milik korban berupa 1 (satu) unit sepeda motor Honda Revo (BH 5956 YE), 1 buah Tas hitam berisi dompet dengan uang tunai sejumlah Rp.295.000, 4 jenis obat-obatan berupa Pil dan jenis obat Herbal serta Identitas diri berupa (KTP, SIM C, dan STNK).
”Benar, telah ditemukan seorang laki-laki dalam kondisi telah meninggal dunia di ruas jalan PT. Sesra Lama Desa Aur Berduri, yang mana saat itu korban langsung kita evakuasi ke RS Umum Kol. Abunyani Bangko untuk mengetahui penyebab kematian korban”, ujar Kapolsek.
Lebih lanjut Kapolsek menjelaskan, ”Bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan medis oleh dr. Aprinal Alfajri, korban meninggal dunia akibat penyakit jantung, dan saat itu korban langsung kami serahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan”, tutup Adri.
.jpeg)
Komentar
Posting Komentar